1995-1996

Semua melodi dari kisah indah ini dimulai pada tahun 1995 ketika mereka sedang nongkrong di sebuah warung kecil di pinggiran kawasan Tebet, Jakarta Timur. Kala itu Makki Parikesit (Makki-Bass), Bassist dan salah satu punggawa band yang paling senior, tidak menyadari kelak ia akan menjadi salah satu personil dari band papan atas Indonesia. Bersama teman-teman bandnya yaitu Eki (gitar), Gatot (keyboard), Michael (vokal), dan Muhammad Nur Rochman (Rowman-drum) mereka mencetuskan nama “Ungu”…

Read more

1997

Rowman (Drum) ternyata sempat pindah kelain hati. Sempat bermain bersama band lain, ia akhirnya memutuskan untuk keluar dari Ungu untuk lebih serius dengan band metalnya “GARUX”. Tempat Rowman sebagai penabuh Drum akhirnya digantikan oleh ICAD. Beruntung bagi Rowman, keputusannya untuk meninggalkan Ungu hanya bersifat sementara. Adapun selama tahun ini, Ungu tetap melanjutkan tour promosi mereka sebagai sebuah band. Dan pada tahun ini, hanya Makki-lah yang masih bertahan sebagai personel…

Read more

1998-1999

Vokalis Ungu saat itu, Michael, akhirnya memutuskan untuk keluar dari Ungu karena kesibukannya saat itu. Posisinya akhirnya digantikan oleh Sigit Purnomo (Pasha-Vokal). Perjalanan dengan vokalis baru tentunya membutuhkan banyak penyesuaian dikalangan para fans, karena vokalis adalah “Wajah” sebuah band. Namun, hal itu tidak menjadi masalah berarti bagi Pasha. Dengan berbekal Wajah yang tampan dan karakter suara yang khas, Pasha dengan cepat dapat langsung disukai oleh fans-fans saat itu…

Read more

2000

Lagu-lagu ciptaan Ungu kala itu menarik perhatian Warner Music Indonesia. 2 lagu mereka yaitu BUNGA & HASRAT akhirnya dimasukkan dalam sebuah kompilasi Band-Band pendatang baru berbakat kala itu bersama Lakuna, Borneo, Piknik, dan Energy dengan judul kompilasi KLIK! . Keberhasilan Ungu dalam menyertakan 2 lagunya dalam album kompilasi tersebut memantapkan niat Band ini untuk membuat album perdananya sendiri. Mereka memulai usaha mereka untuk mengumpulkan materi lagu, berlatih, hingga…

Read more

2002

Setelah melalui proses panjang dalam pembuatan rekaman, tour, dan manggung kesana kemari, akhirnya pada tanggal 6 Juli 2002, Ungu merilis album perdana mereka LAGUKU produksi Hemaswara Record/Musica Group. Single mereka kala itu berjudul BAYANG SEMU menjadi salah satu hits anak muda kala itu. Single ini juga akhirnya melambungkan nama Ungu di masyarakat sebagai salah satu band pendatang baru yang patut mendapat perhatian. Kesabaran para personel Ungu dalam mempromosikan Single hits pertama…

Read more

2003

Niat dari Band Ungu untuk membuat album berikutnya hampir saja tidak dapat dilaksanakan pada tahun 2003. Kesibukan yang dirasakan oleh personil Ungu selama tour hampir diseluruh kota di Indonesa membuat mereka harus membagi waktu antara tampil sambil mencari-cari waktu untuk mengumpulkan materi album baru di sepanjang perjalanan tour mereka.   Namun berkat tekad yang kuat untuk kembali menghibur para penggemar, tepat di bulan Desember 2003 saat itu, Ungu kembali merilis album mereka…

Read more

2004

Tahun ini boleh dikatakan sebagai tahun yang penuh dengan rintangan dalam perjalanan Ungu. Isu perpecahan antar pesonil, perbedaan pendapat yang berlarut-larut, sampai dengan putusnya hubungan kerjasama antara Ungu dengan management sebelumnya menambah panjang cobaan bagi band ini. Salah satu single mereka yang berjudul CIUMAN PERTAMA rencananya akan dijadikan soundtrack untuk film “Buruan Cium Gue” produksi Multivision. Apa daya, film ini dianggap terlalu vulgar dari sisi judul dan adegan…

Read more

2005

Label yang selama ini menaungui Ungu, Hemaswara Record/Musica Group, melebur bersama dengan PT. Trinity Optima Production. Bergabung ke label Trinity juga sekaligus menjadikan Ungu sebagai salah satu band pertama yang management-nya sekaligus dinaungi oleh label. Hal ini berdampak besar terhadap perkembangan karir Ungu mengingat management satu atap akan mempermudah akses komunikasi dan strategi pengembangan karir Ungu.   Setelah hampir 2 tahun vakum, tahun 2005 ini Ungu merilis album…

Read more

2007

Kesuksesan yang diterima Ungu di album-abum sebelumnya membuat Ungu semakin semangat berkarya. Album keempat Ungu yang berjudul UNTUKMU SELAMANYA dirilis pada bulan Agustus 2007. Suatu gebrakan dilakukan oleh Ungu yakni mereka melakukan launching di 4 negara kala itu dengan melakukan konser di Malaysia, Singapura, Hongkong dan Indonesia dalam 7 hari, bekerjasama dengan SCTV dan menjadi salah satu konser yang spektakuler kala itu. Launching ini sangat sukses dan memantapkan karir Ungu di…

Read more

2009

Pada tahun ini, awan hitam kembali sempat menaungi Ungu. Hal ini sempat dipicu oleh berita miring yang sempat menimpa salah satu personelnya dan sempat mengganggu harmoni di dalam tubuh Ungu. Menanggapi masalah yang menghadapinya, Ungu tetap teguh berjalan dan merilis album ke delapannya yaitu PENGUASA HATI. Album yang berisi lagu hits seperti DILEMA CINTA, LUKA DISINI, dan HAMPA HATIKU menampilkan pendewasaan musik Ungu yang mencoba bereksperimen dengan menggabungkan aliran musik pop,hip…

Read more

2010

Breakthrough buat Ungu terjadi di tahun 2010. Selain membuat album terbaru bertajuk 1000 KISAH 1 HATI, di tahun ini Ungu juga membuktikan kalau mereka ternyata mereka memiliki kemampuan multitalent. Ungu juga bermain dalam film layar lebar produksi Starvision yang berjudul PURPLE LOVE; bukan sekedar sebagai cameo , tapi seluruh personil Ungu berperan sebagai aktor utama. Bersama dengan Nirina Zubir & Larasati, film ini didapuk sebagai salah satu film paling banyak ditonton selama 2010 dengan…

Read more

2012

TIMELESS menjadi album terakhir yang dirilis oleh Ungu hingga saat ini. Berisi 4 lagu terbaru dan 10 lagu pilihan dari album-album sebelumnya. Album Timeless sendiri didistribusikan melalui suatu kerjasama dengan sebuah retail outlet makanan siap saji terkemuka yang memiliki ratusan cabang di seluruh Indonesia. Melalui sistem penjualan ini, album Timeless meraih Multi Platinum Award berkat penjualannya yang menembus angka diatas 800.000 copy. Beberapa single yang terdapat dalam album ini…

Read more

2006

Tahun ini merupakan tahun dimana Ungu menikmati kesuksesan dari single mereka di tahun sebelumnya. Panggilan dari berbagai tempat diseluruh nusantara, kepopuleran personil yang semakin menanjak, hingga mereka mulai dipercaya oleh berbagai produk komersil untuk menjadi perwakilan produk/brand ambassador dari beberapa produk ternama.

 

Tahun ini memang benar-benar menjadi berkah buat semua personil Ungu. Sukses di dalam negeri, ternyata tidak dapat diabaikan oleh para label rekaman di…

Read more

2008

Perjalanan Ungu tahun ini dimulai dengan konser di negara tetangga Malaysia. Konser yang diadakan di Stadion Merdeka ini sukses menyihir ribuan cliquers Malaysia yang hadir. Selain sukses di negeri jiran, Ungu pada tahun ini juga meraih sukses di negeri sendiri dengan memborong berbagai penghargaan, seperti Anugerah Musik Indonesia, memenangkan penghargaan bergengsi group musik terbaik, dan album terbaik untuk album “Surgamu”. Ungu juga berhasil menyapu penghargaan di SCTV Music Awards,…

Read more